KATALAJU.COM

Copyright © KATALAJU
All rights reserved
Desain by : KATALAJU

Sungai Barumun Meluap,

Aktivitas Warga Simangambat Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Minta Pemerintah Cari Solusi dan Siaga

Banjir di Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara

KL. PALUTA - Sudah menjadi langganan di setiap Tahunnya, Banjir di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara melumpuhkan Aktivitas Warga.

Banjir yang disebabkan Luapan Sungai Barumun atau Sungai - sungai kecil disekitar Desa Simangambat Julu tersebut, melumpuhkan Aktivitas Masyarakat Simangambat, dimana Jalan Utama/Lintas yang menjadi penghubung Kecamatan Simangambat - Simpang Bragas tersebut lumpuh Total dan tidak bisa dilewati Masayarakat.

baca juga:

Hujan yang mengguyur Kecamatan Simangambat dan Sekitarnya dalam kurun waktu Sebulan terakhir ini, membuat Sungai Barumun Meluap hingga mengakibatkan Banjir yang merendam Puluhan Hektar Ladang Sawit Warga, dan Jalan Lintas Simangambat - Simpang Bragas.

Pantauan Katalaju.com dilokasi, hingga Selasa (26/12/2023) sekitar Pukul 09.00 WIB pagi, Air masih terpantau menggenangi Jalan Lintas Simangambat - Simpang Bragas, dan belum bisa dilalui Kendaraan Motor, maupun Mobil Mini Bus.

baca juga:

Selain itu, Banjir tahunan ini juga merendam 3 Desa yang berada di pinggiran Sungai Barumun, Yakni Desa Sungai Rodang, Desa Pagaran Tonga, dan Dusun Surou Dingin Desa Simangambat Jae.

Warga Simangambat Romadon Saragih (34) saat ditemui Katalaju.com mengatakan bahwa Banjir yang di akibatkan luapan Sungai Barumun tersebut sudah berlangsung Seminggu, dan sudah menjadi Langganan setiap tahunnya.

baca juga:

"Seminggu ini aktivitas sebahagian besar warga untuk bepergian Lumpuh Total Akibat Banjir ini, ini adalah Jalan Lintas Penghubung Simangambat - Simpang Bragas, dimana semua urusan yang ingin bepergian ke Ibukota Kabupaten Paluta Gunung Tua, Lumpuh Total, tentu ini harus diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, untuk mencari solusi mengatasi banjir tahunan ini,"ujar Romadon Saragih kepada Katalaju.com Selasa (26/12/2023).

Masih kata Romadon,"Kami juga perlu alat atau perahu dari Pemkab Paluta melalui BPBD agar segera turun kelokasi Banjir, dengan membawa Sampan ataupun perahu karet untuk membantu Masyarakat Menyebrangi Banjir yang memotong Jalan Lintas ini, sehingga bisa membantu aktivitas warga yang ingin bepergian,"harapnya.

baca juga:

Selanjutnya, Banjir yang menggenangi Jalan Lintas Simangambat - Simpang Bragas tersebut, dan 3 Desa itu dari laporan masyarakat belum ada Korban jiwa dan hanya melumpuhkan Aktivitas Warga.

(Arya)

Komentar Via Facebook :