KATALAJU.COM

Copyright © KATALAJU
All rights reserved
Desain by : KATALAJU

Bitcoin Kembali Menguat 70 Persen dalam 3 Bulan Terakhir, Catatkan Kuartal Terbaik dalam 2 Tahun

Ekonomi - Berita kripto hari ini membahas kenaikan Bitcoin sebesar 70 persen dalam 3 bulan terakhir, mencatat kinerja positif ketiga berturut-turut dan kuartal terbaik dalam dua tahun terakhir. Cryptocurrency ini telah memperpanjang reli 2023 dengan kenaikan lebih dari 22 persen, menjadikan kenaikan kuartal dan tahun ini menjadi lebih dari 70 persen. Pada akhir Maret, Bitcoin mencapai level USD 28.000 atau setara Rp 419,8 juta, yang merupakan kali pertama tahun ini level tersebut ditembus. Meski turun kembali di bawah pengaruh investor terhadap tindakan keras kripto terbaru oleh regulator AS, Bitcoin naik karena investor menemukan kembali daya tariknya sebagai sistem perbankan alternatif di tengah krisis perbankan global.

Korelasi Bitcoin dengan indeks saham berada pada level terendah sejak September 2021, sementara korelasi dengan emas meningkat. Pada pertemuan Maret, The Fed menaikkan suku bunga seperempat poin persentase tetapi mengindikasikan kampanye kenaikannya akan segera berakhir. Sejumlah trader saat ini mengharapkan The Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level saat ini, dengan beberapa memperkirakan suku bunga yang lebih rendah pada awal Juli.

baca juga:

Bitcoin sudah memulai 2023 dengan penguatan, menandai perubahan haluan positif dari negatif sepanjang 2022. Cryptocurrency terbesar berdasarkan nilai pasar itu telah menguat hampir 72 persen menjadi USD 28.500 atau setara Rp 248,4 juta tahun ini, menjadi keuntungan kuartalan terbaik dalam dua tahun Bitcoin. Rebound tersebut telah mengangkat nilai pasar cryptocurrency menjadi USD 542 miliar atau setara Rp 8.148 triliun.

Dalam kinerja Bitcoin terbaru, terlihat bahwa kenaikan kinerja Bitcoin mengungguli emas sebagai aset safe haven terbaik secara kuartalan. Hal ini dipicu oleh spekulasi bank sentral, yang dipimpin oleh Federal Reserve, akan mengabaikan kenaikan suku bunga agresif sebagai tanggapan terhadap sinyal resesi. Kedalaman buku pesanan bitcoin yang memburuk juga telah memainkan peran lebih besar dalam lonjakan harga, yang artinya pesanan beli kecil sekarang memiliki dampak kenaikan yang lebih besar pada harga Bitcoin.

baca juga:

 

Komentar Via Facebook :