KATALAJU.COM

Copyright © KATALAJU
All rights reserved
Desain by : KATALAJU

Usai Anak Pejabat Pajak Lakukan Penganiayaan Keji

Anggota DPD RI Edwin Pratama Minta Menkeu Sri Mulyani Periksa Harta Tak Wajar Pejabat Pajak Rafeal

Edwin Pratama Putra DPD RI

RIAU - Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi kasus penganiayaan terhadap D, anak aktivis Gerakan Pemuda Ansor, badan otonom di bawah Nahdlatul ulama. Sebelumnya, polisi telah menetapkan Mario Dandy Satriyo sebagai tersangka dalam kasus ini.

Terkait kasus yang Viral di Media Sosial tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio, anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo terhadap David, putra petinggi GP Ansor cukup keji.
Ia karena itu atas nama Kementerian Keuangan meminta maaf. Ia juga mendoakan agar David segera sembuh.

"Kejadian ini sama sekali tidak dapat dibenarkan dan kami mengutuk tindakan keji dan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu putera dari jajaran Kemenkeu DJP," katanya kepada wartawan Jumat (24/02/2023).

Atas kejadian tersebut, Banyak masyarakat yang mengecam dan mengutuk Perbuatan Keji yang dilakukan Tersangka Mario Dandy Sartika dkk, belum lagi Tersangka sering mengumbar Harta Kekayaan dan Pamer di sosial Media.

Hal tersebut membuat salah Satu Tokoh Riau, yang juga anggota DPD RI Edwin Pratama Putra geram dengan Kejadian yang menyebabkan D hingga Koma.

"Sekelas pejabat eselon III yang jabatannya sebagai Kabag Umum punya LHKPN 56,1 Milliar, anaknya membawa berbagai jenis mobil dan motor gede mewah yang harganya diatas 1 sampai 2 milliar tapi tak dilaporkan,"jelas Edwin pada Postingan Sosial Media miliknya, menanggapi Kasus yang Viral tersebut.

"Sekarang anaknya memukul koma anak orang dan keliatan hura-hura kehidupannya, persepsi kita langsung miring, rasanya kepada Ditjen Pajak. Mengerikan rasanya negeri ini, Bu Menteri Keuangan Sri Mulyani jangan lagi "sok-sok an" mengenai perbaikan system dan SDM yang sempurna di Kemenkeu terutama di kawan-kawan Pajak,"tegasnya.

"Selesaikan ini dulu buk Menteri,
Jangan sampai rakyat muak,"pungkas Edwin.

(Ar)

Komentar Via Facebook :